Mengukur atau pengukuran adalah membandingkan sesuatu dengan sesuatu yang lain yang sejenis yang sudah ditetapkan.Misalnya panjang meja sama dengan 4 mistar (jika mistar ditetapkan sebagai satuan) dan panjang meja sama dengan 6 pensil (jika pensil ditetapkan sebagai satuan)
Besaran merupakan sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dengan nilai. Contoh panjang, massa, waktu, suhu, dan lain-lain.
A. Mengenal alat ukur
1. Alat Ukur Panjang
a. Mistar
Mistar digunakan untuk mengukur panjang, mempunyai skala 1mm atau 0,1 cm. Ketelitian pada mistar adalah setengah dari skala terkecilnya. Jadi ketelitian atau ketidakpastian pada mistar adalah
b. Jangka Sorong
Jangka Sorong digunakan untuk mengukur panjang dengan skala yang lebih kecil, misalnya diameter, ketebalan benda. Jangka sorong mempunyai skala terkecil 0,1 mm atau 0,01 cm. Ketelitian jangka sorong adalah
c. Mikrometer Skrup
Mikrometer skrup biasanya digunakan untuk mengukur tebal kertas, tebal plat aluminium, diameter kawat kecil, dan benda-benda lain yang memiliki ketebalan yang sangat tipis.
2. Alat ukur massa
Alat yang digunakan untuk mengukur massa adalah neraca. Pengukuran massa dengan neraca memanfaatkan gaya gravitasi yang bekerja pada benda, di mana besarnya massa sebanding dengan gaya gravitasi. Ada beberapa jenis neraca, antara lain: Neraca lengan, Neraca dua lengan, neraca pegas, dan neraca elektronik/neraca digital. Neraca digunakan untuk mengukur massa benda yaitu membandingkan massa suatu benda dengan kilogram standar. (Kilogram standar dissimpan dilembaga berat dan ukuran internasional Sevres, Perancis)
3. Alat ukur waktu
Alat ukur waktu yang biasa digunakan adalah stopwatch. Dengan stopwtch digital anda langsung dapat membaca selang waktu yang diukur pada stopwatch. Pada stopwatch analog jarak antara dua gores panjang yang memuat angka dua sekon, jarak itu dibagi atas dua puluh skala. Dengan demikian skala terkecilnya adalah sekon=0,1 sekon.
4. Alat Ukuar Listrik
Alat ukur listrik yang sering digunakan pada kegiatan fisika di SMA antara lain:
a. Basicmeter dapat digunakan untuk mengukur kuat arus listrik dan tegangan listrik.
b. Voltmeter, untuk mengukur tegangan listrik.
c. Ampermeter, untuk mengukur kuat arus listrik.
d. Multimeter atau multitester, untuk mengukur kuat arus listrik, tegangan listrik dan hambatan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar